Belajar Pemrograman C++ Seri 3 : Operator

By | Januari 16, 2019

Halo calon programmer!

Belajar Pemrograman C++
Belajar Pemrograman C++

Setelah pada materi sebelumnya kita sudah memahami sintaks dasar, variabel dan tipe data kita harus segera melanjutkan pembahasan ke materi pemrograman C++ yang mengasyikkan berikutnya.

Dalam menjalani karir kita sebagai seorang programmer nantinya, kita akan banyak menemukan kasus yang melibatkan operasi aritmatika relasional, dan logika.

Apa itu operator aritmatika?

Operator aritmatika adalah tanda-tanda yang kita gunakan dalam operasi matematika. Disini kita akan membahas operator penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, dan menghitung sisa hasil bagi.

Berikut ini adalah operator-operator yang nantinya akan sering kita gunakan selama berkarir di bidang pemrograman C++ :

+Penjumlahan
Pengurangan
* Perkalian
/Pembagian
%Sisa hasil bagi

Ada catatan penting disini. Dalam pelajaran matematika kita biasa menuliskan perkalian dengan simbol “ x ” dan pembagian dengan simbol “ : “ bukan?

Di pemrograman simbol yang digunakan berbeda. Perkalian menggunakan simbol “ * “, sedangkan pembagian menggunakan simbol “ / “.

Contoh program C++ dengan operator aritmatika seperti apa?

Oke, mari kita cermati program perhitungan aritmatika berikut ini :

#include <iostream>
using namespace std; 
int main() { 
int a = 10;
int b = 5; 

// ini akan menghasilkan angka 15
cout << a + b << endl; 

// ini akan menghasilkan angka 5
cout << a – b << endl; 

// ini akan menghasilkan angka 50
cout << a * b << endl; 

// ini akan menghasilkan angka 2
cout << a / b << endl; 

// ini akan menghasilkan angka 0, karena 10 dibagi 5 sisanya 0
cout << a % b << endl; 
return 0;
}  

Jika kita menghadapi perhitungan aritmatika yang kompleks dengan melibatkan beberapa operator, hasilnya akan tergantung pada “bobot” yang lebih berat. Misalnya antara pembagian dengan pengurangan tentu tentu bobotnya lebih besar pembagian.

Perhatikan contoh berikut ini :

#include <iostream>
using namespace std; 

int main() { 
int a = 20;
int b = 40;
int c = 5; 

cout << a – b / c << endl; 

return 0;

Berapa angka yang akan tampil? -4 atau 12? Jawabannya adalah 12. Kok bisa? Karena b akan dibagi dengan c terlebih dahulu, baru a dikurangi dengan hasil pembagian b dengan c.

Apa itu operator relasional?

Singkatnya, operator relasional adalah operator yang digunakan untuk membandingkan nilai. Misalnya apakah nilai Ani lebih besar dari nilai Budi? Apakah suhu di luar ruangan 25 derajat atau lebih dari itu?

Macam-macam operator relasional adalah sebagai berikut :

<Kurang dari
<=Kurang dari atau sama dengan
>Lebih dari
>= Lebih dari atau sama dengan
==Sama dengan
!=Tidak sama dengan

Bagaimana penerapan operator relasional di dalam pemrograman C++? perhatikan kode berikut :

 #include <iostream>
using namespace std; 

int main() { 
int a = 200;
int b = 400; 

// ini akan menghasilkan 1, artinya true, a memang kurang dari b
cout << (a < b) << endl;

// ini akan menghasilkan 0, artinya false, a tidak lebih besar dari b
cout << (a > b) << endl; 

// ini akan menghasilkan 0, artinya false, a nilainya berbeda dari b
cout << (a == b) << endl; 

// ini akan menghasilkan 1, artinya true, a memang tidak sama dengan b
cout << (a != b) << endl; 

return 0;
}  

Di dalam bahasa pemrograman C++ terdapat satu “keunikan” dimana 1 bisa berarti “true” dan “0” bisa berarti “false”. Ini agak berbeda dari kebanyakan bahasa pemrograman lainnya.

Apa itu operator logika?

Secara sederhana operator logika adalah operator yang digunakan untuk operasi-operasi logika. Dalam bahasa pemrograman terdapat 2 logika yaitu benar ( true ) dan salah ( false ). operator logika digunakan untuk melakukan operasi dengan isian true atau false tersebut.

Disini kita akan membahas 3 operator logika yaitu AND, OR, dan NOT. Ketiga operator tersebut memiliki simbol seperti yang ada dalam tabel berikut ini :

&&Operator ANDAkan bernilai benar jika semuanya benar
||Operator ORAkan bernilai benar jika salah satu bernilai benar
!Operator NOTKebalikan nilai, jika benar maka hasilnya salah, jika salah maka hasilnya benar

Agar semakin paham, mari kita hayati kode program berikut ini :

#include <iostream>
using namespace std; 
int main() { 
bool a = true;
bool b = false; 

// akan menghasilkan 0, artinya false
// karena salah satu dari a dan b bernilai false
cout << ( a && b ) << endl; 

// akan menghasilkan 1, artinya true
// karena ada salah satu dari a dan b bernilai true
cout << ( a || b ) << endl; 

// akan menghasilkan 0, artinya false
// karena a yang bernilai true dibalik sehingga menjadi false
cout << ( !a ) << endl;

// akan menghasilkan 1, artinya true
// karena b yang bernilai false dibalik sehingga menjadi true
cout << ( !b ) << endl; 

return 0;

Sebagai pengingat mudah, AND itu mirip perkalian. Berapapun angka yang dikalikan, jika ada salah satu nilai dalam perkalian itu yang bernilai 0 (false) pasti hasilnya 0 (false).

OR itu mirip penjumlahan. Berapapun angka yang dijumlahkan, jika ada salah satu nilai dalam penjumlahan yang bernilai 1 (true) pasti hasilnya 1 (true).

Kalau NOT saya kira sudah jelas, kan tinggal membalikkan nilainya saja 🙂

Okay, cukup dulu untuk pembahasan operator aritmatika, relasional, dan logika. Sampai jumpa di materi mengasyikkan berikutnya dan tetap semangat!

Yuk bagikan ilmu ini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *