Belajar Pemrograman C++ Seri 2 : Sintaks Dasar, Variabel, dan Tipe Data

By | Januari 14, 2019

Halo calon programmer!

Belajar Pemrograman C++
Belajar Pemrograman C++

Mempelajari bahasa pemrograman seperti C++ harus dijalani dengan semangat dan antusias. Akan ada masa-masa susah, tetapi jika kita tekun, pasti akan sampai ke level expert juga.

Setelah pada materi sebelumnya kita sudah mengenal apa itu C++ dan sebagainya, kali ini akan mempelajari sintaks dasar yang ada dalam bahasa pemrograman C++.

Apa itu sintaks?

Sintaks adalah sekumpulan aturan yang mendefinisikan suatu bentuk bahasa. Kalau dalam bahasa saya, sintaks dasar C++ itu mirip-mirip dengan aturan grammar yang ada dalam bahasa Inggris atau SPOK dalam bahasa Indonesia.

Ada kata Ani, roti, dan makan. Secara tata bahasa tentu susunan yang benar adalah “Ani makan roti” bukan “roti makan Ani”.

Dalam C++ juga ada aturan-aturan seperti itu. Di bagian sebelumnya kita sudah menuliskan kode ini :

 #include <iostream>
using namespace std; 

int main( ) {
cout << “halo calon programmer” << endl;
return 0;

Secara tata bahasa, penulisan baku yang ada dalam C++ seperti itu. Kita tidak bisa asal membolak-balikkan urutan dan tata tulis yang sudah standar.

Fungsi dari masing-masing kode di atas adalah sebagai berikut :

#include <iostream>Memanggil fungsi input output, karena kita akan menampilkan output tulisan “halo calon programmer” maka kita perlu menuliskan kode #include <iostream>
using namespace std;Kalau saya membahasakan ini untuk menyingkat penulisan cout dan teman-temannya supaya tidak dituliskan lengkap std::cout. Kalau tiap menulis cout harus std::cout tentu capek juga.
int main ( ) { }Ini adalah bagian (blok) utama dalam program yang kita punya. Main artinya utama. Jika kita punya beberapa blok program, blok “main” yang akan dijalankan terlebih dahulu dimana pun dia ditulis. Seperti salah satu lirik lagu “diantara milyaran manusia”.
cout << “halo calon programmer” << endl;Ini adalah isi utama program kita. Cout digunakan untuk menampilkan output tulisan di layar. Endl digunakan untuk menambahkan “Enter” setelah menampilkan output tulisan agar ganti baris.
return 0;Intinya program nanti akan memberitahu sistem komputer bahwa program berjalan dengan baik dengan nilai kembalian 0. Kalau 0 berarti sukses, kalau angka lain berarti ada sesuatu error atau warning.

Apa itu komentar?

Komentar adalah baris kode yang dituliskan oleh programmer untuk memberikan catatan pada suatu bagian program. Komentar tidak akan dijalankan (diabaikan) oleh compiler.

Perhatikan versi baru program “halo.cpp” berikut ini :

 #include <iostream>
using namespace std; 

int main() { 

// ini komentar 1 baris 

cout << “halo calon programmer” << endl;
return 0;


/* ini komentar
lebih dari 1 baris
*/ 

Ada 2 cara penulisan komentar dalam pemrograman C++ yaitu :

  1. Diawali tanda //. Ini digunakan untuk komentar yang panjangnya 1 baris.
  2. Diapit tanda /* … */. ini digunakan untuk komentar yang panjangnya lebih dari 1 baris.

Jika kode program di atas dijalankan, hasilnya tetap tulisan “halo calon programmer” yang tampil di layar.

Apa itu variabel?

Kok istilahnya jadi semakin asing begini ya. Tenang saja, ini hanya sekedar istilah. Untuk kita programmer yang penting paham konsep dan bisa menghasilkan kode yang bagus. Dalam bahasa sederhana, variabel adalah sebuah tempat untuk menyimpan nilai. Seperti ember untuk menyimpan air atau lemari untuk menyimpan baju. Variabel yang ada dalam pemrograman sama konsepnya dengan variabel dalam rumus matematika yang dulu kita kenal di SD atau SMP. Isi yang bisa disimpan dalam sebuah variabel tergantung dari jenis data atau tipe datanya.

Apa itu tipe data?

Tipe data adalah jenis data yang nantinya akan disimpan di dalam variabel. Paling tidak C++ mengenal tipe atau jenis data berikut ini :

shortUntuk menyimpan bilangan bulat
intUntuk menyimpan bilangan bulat
longUntuk menyimpan bilangan bulat
floatUntuk menyimpan bilangan pecahan
doubleUntuk menyimpan bilangan pecahan
charUntuk menyimpan 1 karakter
boolUntuk menyimpan logika benar atau salah
stringUntuk menyimpan sekumpulan karakter (kata-kata atau kalimat)

Kenapa short, int (ini dibacanya “integer”), dan long fungsinya sama? Kenapa float dan double juga fungsinya sama? Apa bedanya?

Tenang. Meskipun fungsinya sama tetapi kapasitas penyimpanannya berbeda. Ibaratnya short itu gelas, int itu bak kamar mandi, sedangkan long adalah sebuah kolam renang. Apa yang beda di antara mereka? Jumlah air yang bisa ditampung.

Jika kita ingin menyimpan angka yang kurang dari 65536, akan lebih efisien jika kita menggunakan short. Jika lebih dari itu tapi masih kurang dari 2 milyar, akan lebih efisien jika kita menggunakan int. Jika lebih dari 2 milyaran, kita bisa menggunakan long.

Mana yang paling sering digunakan diantara ketiga tipe data tersebut? Seringnya int alias “integer”.

Float dan double sama-sama digunakan untuk bilangan pecahan. Float digunakan jika kita ingin menyimpan angka pecahan dari rentang 10-38 sampai 1038. Sedangkan double digunakan jika kita ingin menyimpan pecahan dari rentang 10-308 sampai dengan 10308.

Mana yang lebih sering digunakan? Sesuaikan dengan kebutuhan angkanya.

Adakah contoh penggunaan tipe data dan variabel?

Ada. Perhatikan contoh penulisan tipe data dan variabel berikut ini :

short angka1 = 40;

int angka2 = 89000; 

long angka3 = 30000000000L;
*) perhatikan tambahan L di belakang angka 

float pecahan1 = 50.75F;
*) perhatikan tambahan F di belakang angka 

double pecahan2 = 1234.25; char karakter = ‘A’;
*) char hanya untuk 1 karakter, diapit dengan petik tunggal 

bool logika1 = true;
bool logika2 = false;
*) bool hanya diisi dengan kemungkinan “true” atau “false” 

string nama = “calon programmer”;
*) string bisa diisi 1 karakter atau lebih, diapit dengan tanda petik dua 

Pastikan di dalam menuliskan tipe data, kita mengawalinya dengan huruf kecil.

Adakah aturan dalam penulisan variabel?

Jelas ada. Sama seperti tata cara penamaan spesies makhluk hidup yang menggunakan binomial nomenclature dalam pelajaran Biologi (duh, apalagi ini, cari di Wikipedia saja) dalam bahasa pemrograman C++ juga ada aturan penamaan variabel tertentu :

Nama variabel tidak boleh menggunakan spasi.

string nama depan = “calon”;Salah karena menggunakan spasi
string nama_depan = “calon”;Benar karena spasi diganti underscore

Nama variabel tidak boleh diawali angka. Boleh menggunakan angka tetapi di tengah atau di belakang.

int 1angka = 85;Salah karena diawali angka
int angka2 = 90;Benar karena angka diletakkan di akhir

Nama variabel tidak boleh menggunakan karakter khusus seperti *, -, #, ^ dan lain-lain.

float pecahan-rupiah = 95.00;Salah karena menggunakan karakter –
float pecahan_rupiah = 100.25;Benar karena underscore ( _ ) boleh dipakai

Nama variabel tidak boleh menggunakan kata kunci atau reserved keyword C++. Semua tulisan dalam tabel berikut ini tidak boleh digunakan sebagai nama variabel karena termasuk dalam reserved keyword atau kata kunci yang sudah dipesan oleh C++ :

asmautoboolbreakcase
catchcharclassconst_castcontinue
defaultdeletedodoubleelse
enumdynamic_castexternfalsefloat
forunionunsignedusingfriend
gotoifinlineintlong
mutablevirtualnamespacenewoperator
privateprotectedpublicregistervoid
reinterpret_castreturnshortsignedsizeof
staticstatic_castvolatilestructswitch
templatethisthrowtruetry
typedeftypeidunsignedwchar_twhile

Jika 60 kata di atas dituliskan dalam huruf kecil, hukumnya tidak boleh digunakan sebagai nama variabel atau bahkan nama fungsi.

Tetapi jika misalnya kita menuliskan “While”, bukan “while” maka hukumnya boleh digunakan. Atau jika kita mengombinasikan beberapa kata misal “asm_auto”, yang seperti ini boleh dipakai karena sudah tidak termasuk reserved keyword.

Meskipun demikian, akan lebih baik jika kita membuat nama variabel sendiri agar bisa semakin aktif dan kreatif 🙂

Demikian materi tentang sintaks, variabel, dan tipe data dalam bahasa pemrograman C++. sampai jumpa di materi berikutnya yang lebih mengasyikkan!

Yuk bagikan ilmu ini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *